Sejarah Singkat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) al-Furqan Makassar

Sekolah Tinggi Agama Islam al-Furqan Makassar disingkat STAI al-Furqan didirikan pada tanggal 9 April 1987 dengan status terdaftar berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama Islam RI. Nomor 233 tanggal 24 – Desember – 1996; dan berkedudukan di jalan Perintis Kemerdekaan Km. 15 Daya (Kampus Pesantren al-Hidayah) Makassar (IbuKota Provinsi Sulawesi Selatan)

            Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) al-Furqan berazazkan Pancasila, berfungsi sebagai wadah pembinaan umat khususnya generasi muda dengan tujuan membentuk kader Ulama’ dan Muballigh (Da’i). Serta Cendekiawan muslim yang memiliki kemampuan berbahasa Arab dan Bahasa Inggris serta kemampuannya dibidang tilawah, tahfidz al-Quran, dan seni kaligrafi Islam.

          Kampus ini memiliki lambang (logo) yang beberbentuk segi lima yang bermakna lima sila dari Pancasila dengan dasar warna hijau yang berarti kesuburan, tulisan berwarna kuning emas berarti kesatria. Di dalamnya terdapat gambar al-Qur’an yang berarti pedoman hidup bagi umat Islam.

          Adapun bendera Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) al-Furqan berbentuk segi empat yang berdiameter 150×100 cm. Dasar warna hijau yang berarti kesuburan dan di dalamnya terdapat lambang (logo) Sekolah Tinggi Agama Islam al-Furqan Makassar.

(Dilansir dari STATUTA Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) al-Furqan Makassar tahun 2011/2015 Nomor: 002/YP-IA/IA/MKS/I/2013, Bab 2 Pasal 2.)

|STAI al-Furqan Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *