Ramadhan Adalah Kaderisasi yang Hakiki Buat Mahasiswa

Foto: ©DigitalMediaAlHaqq

Telah mafhum kita setujui bersama bahwa kaderisasi adalah hal yang mendapat posisi keurgenitasnya sendiri didunia kampus, sebab dari proses-prosesnya yang dialurkannyalah, kaderisasi menjadi ajang pengukuhan jiwa dan raga yang matang.

Namun tiap-tiap kaderisasi pun menampakkan wajah palsunya sendiri dalam hal ini diruang dan sisinya yang lain – ia kadang tapi juga kebanyakan menjadi kepentingan dan kepongahan semata.

Dunia begitu berputar cepat, kegelisahan-kegelisahan manusia abad ini semakin kompleks dengan bumbu-bumbu penyedapnya yang bernama konspirasi, digital, dan politik. Mau diakui atau tidak, tidak ada masalah tentangnya sebab akar masalahnya adalah cara berpikir kita memandang problema?.

Alhamdulillahnya, saat kejenuhan-gelisah itu hadir menemui kita (karena mungkin dosa kita sendiri), ramadhan datang jadi mata air penuh kemurnian, memancur ditengah kegersangan-kegersangan ini dan saat pancuran air mata itu mulai terlihat, mahasiswalah yang seharusnya meneguk dan membasuh tetes-tetes pertamanya.

Marhaban Ya Ramadhan

Mahasiswa harus mengambil peran internal di diri masing-masing di bulan Ramadan ini. Bukan sekadar menjadi lelaku rutinitas tahunan semata yang dalam tampilannya menahan haus, nafsu dan lapar bukan itu. sebab Ramadan menyediakan ruang-ruang kontestasi dan kontemplasi jiwa yang sangat luas jika kita ingin menyelaminya.

Sungguh betapa spesialnya, yang disebut ramadhan ini, bahkan dalam kitab Al-Mu’jam Al-Mufahras lil al-Fash Al-Qur’an Al-Qarim kata “Ramadhan” didalam al-Qur’an disebut hanya satu kali yakni hanya dalam surah Al-Baqarah ayat 185.

Jika ditelisik lebih jauh penjelasan ayat tersebut, maka setidaknya kita dapati bahwa Ramadhan adalah bulan di turunkannya Al-Qur’an dan bulan yang saat melakukan aktivitas ibadah puasa dibarengi pula aktivitas membaca, menghayati, dan mempelajari kandungan lahir dan batin Al-Qur’an.

Oleh sebab itulah konotasi kedekatan Ramadhan dan ilmu pengetahuan sangatlah akrab terlihat, dibuktikan dengan term-term seperti (Syahr at- tarbiyah), (Syahr Al-jihad), ( Syahr ash-shabr), memuara pada satu momen istimewa dalam jagat alam raya ini. Ramadhan.

Buat mahasiswa, inilah pengkaderanmu yang sesungguhnya, kembali pada tunduk kehambaanmu, menuju semakin berisinya ilmumu.


Penulis: Sahyul Pahmi
Penyunting: Redaksi Digital Media Al-Haqq STAI Al-Furqan
Editor: Digital Media Al-Haqq STAI Al-Furqan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *